Pengertian dan Fungsi Web-Geographic Information System (WebGIS)

WebGIS merupakan pengembangan dari aplikasi SIG berbasis web yang terintegrasi satu sama lain. WebGIS memiliki berbagai fitur yang bisa mendukung dalam menampilkan dan menganalisis data untuk bisa diakses secara bebas melalui laman internet (Gambar 1).

Gambar 1. Contoh WebGIS (Sumber: ESRI, 2018)

Adapun keuntungan dari penggunaan WebGIS diantaranya:

  • Pengguna (user) tidak memerlukan software khusus untuk bisa mengakses informasi WebGIS, yaitu cukup dengan menggunakan internet browser yang bisa diakses melalui desktop ataupun
  • Tersedianya peta-peta informasi secara digital yang disusun atas struktur dan managemen data yang baik sehingga bisa dimengerti dan dipahami secara mudah.
  • Mendukung dalam perencanaan makro, pengambilan kebijakan, dan tata kelola dari pemerintahan.
  • Membantu dalam mencari lokasi tertentu dengan mengetikan keyword dengan mudah dan cepat.
  • Mencari informasi berupa geografi, demografi, dan psikografi.

Dalam pengoperasiannya, WebGIS terdiri server dan client. Server berperan sebagai pusat penyedia yang saling terintegrasi melalui data, peta dan web. Kemudian pada client bertindak sebagai pengguna dalam mencari informasi yang diperlukan (Gambar 2)

Gambar 2. Arsitektur WebGIS secara umum
Fitur

Fitur-fitur dalam platform WebGIS biasanya berkaitan dengan detail informasi yang akan disampaikan dan keperluan dari penggunaannya. Secara umum, beberapa fitur yang bisa dinikmati dari WebGIS diantaranya:

  • Input Data Umum, yaitu berfungsi untuk memasukkan data dasar atau umum seperti informasi geografis.
  • Input Data Khusus, yaitu berfungsi untuk memasukkan data secara spesifik berkaitan dengan objek-objek tertentu yang ingin ditampilkan.
  • Unggah Koordinat, yaitu fitur untuk memasukkan informasi titik, poligon suatu lokasi dari hasil survei ataupun mencari lokasi yang memiliki ekstensi sesuai dengan platform yang digunakan.
  • Kontribusi masyarakat, dengan adanya WebGIS diharapakan masyarakat bisa memberikan ulasan, kritik serta saran dari apa yang disajikan oleh penyelenggara dan bisa dibagikan kembali melalui sosial media dari masing-masing pengguna. Harapannya, dengan menyebarkan informasi yang terdapat di WebGIS dapat meningkatkan dari minat masyarakat dalam menggunakan dari fitur-fitur yang ada di WebGIS.
  • Mengunduh data, dimana para pengguna bisa mengunduh informasi didalam data server yang terdapat dalam WebGIS dan bisa diolah kembali sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan.
  • Atribut data, yaitu terdiri dari informasi berupa legenda, keterangan objek, dan ringkasan aktifitas yang tersaji didalam WebGIS

Edit data, dimana user bisa mengubah informasi yang terdapat didalam data server jika terdapat perubahan dan memperbaruinya sesuai dengan kondisi terkini.

Alur Pembuatan

Dalam pengembangan WebGIS, perlu adanya beberapa tahapan yang diperlukan berupa data input yang menjadi base data dalam pengolahan dan analisis yang akan berlangsung. Secara umum, beberapa informasi yang diperlukan terdiri dari berbagai laporan yang menunjang, data awal berupa informasi geografi yang kemudian diolah menjadi suatu informasi menjadi peta, tabel, laporan dan grafik (Gambar 3)

WebGIS dapat menghubungkan beberapa perangkat yang menjadi satu-kesatuan (portal) untuk memudahkan para penggunanya dalam mencari informasi yang dibutuhkan. Saat ini, pengembangan WebGIS bisa digunakan dalam device android/ IOS dalam aplikasi smarthphone, menggunakan desktop/laptop dengan mengakses laman website. Konten-konten yang diterima bisa diperbarui secara berkala sehingga informasi yang diterima akan selalu terbaru (Gambar 4).

Gambar 3. Alur dalam pembuatan WebGIS
Gambar 4. Portal WebGIS (Sumber: ESRI, 2018)

 

Leave A Comment

Palembang, South Sumatra - INA
(8am - 05 pm)
X
WhatsApp chat